Monday, February 11, 2013

Hello goodbye


Every hello ends with goodbye,, sedih yahh tapi memang harus gitu.



Saya kerja disini pas setahun Januari kemarin, setahun yang saya kira lama ternyata sebentar banget karena tiba-tiba Mba Susi harus pindah ke Bali tempat anak dan suaminya tinggal dan Bos kita Pak Wiwiek harus pensiun dari masa kerjanya. Setahun yang saya jalani bareng mereka dengan penuh kenangan’ seneng deh kerja di Japati ini tempat saya kerja sekarang, suasananya temen-temen kerjanya, kerjaannya *senyumsenyum ini jadi another commfort zone buat saya, dan saya sudah menikmati kenyamanan ini lebih dari setahun.

Sebenernya mba susi udah mengajukan pindah ke Bali agak lama, tapi big bos belum ngijinin’ sampai akhirnya pertengahan Desember kemarin dia dapet SK pindah dan langsung terbang ke Bali besonya tanpa sempat bikin Farwell, kita sering makan siang bareng, nyari tempat-tempat baru yang belum pernah kita coba sebelumnya,  karena tempat makannya jauh-jauh sering tuh kita balik istirahat sampe agak sore hehhee itu yang bakal bikin kangen selain baik dan ramahnya perempuan itu, aaaaak’ mba Sus kangen.

Pas tanggal pensiun pak Wiwiek kita juga bikin acara, tapi karena kurang berkesan gitu yaaah, jadi jumat kemarin kita bikin acara lagi buat bapak’ *yeaaay dan ngajak Mba Susi ke Bandung mboyong mas Bli suaminya dan Yunda anaknya yang gembil nan cantik itu, udah lewat masa sedih-sedihan pisah sama mereka, yang ada kemarin kita makan bareng dan ngumpul layaknya keluarga besar. Banyak banget hal yang saya bisa ambil dari seorang Pa Wiwiek selain semangat dan giatnya orang hebat ini (selain Agnes Monica kayanya si Bapak Baterry-nya ga pernah abis juga deh’  :P)
Dimanapun kita, walau terpisah jarak dan waktu, kita doain semoga kalian sukses selalu, sehat terus, menikmati hdup dengan bahgia dan nggak lupa sama keluarga besar di BEF (Mba Sus kalo kita ke Bali bisaa doong nebeng *wink2)

















Tuesday, February 5, 2013

Kisah Air dan Ikan



Bekerja diantara bapa-bapa membuat  saya selalu terlibat dalam perbincangan mereka, mulai dari lagu-lagu evergreen mereka, politik, gossip kantor sampe petuah yang mereka sampaikan dalam cerita seperti yang akan saya posting sekarang.

Disuatu sore yang tenang dan damai di lantai 7 (aduhaaayy nian bahasa mu Mer,, itu bahasa lain untuk sore hari tanpa remediasi sebenernya LOL) karena di kantor lumayan agak sepi, cluster kita yang biasanya rame sekarang minus Pa Ansdes dan Mba Yayu, tinggalah kami bertiga’ si Kaka yang sibuk baca artikel Korea, dan saya asik ngobrol sama Pa Edi, lupa sebenernya apa yang kami bicarakan sebelum dia cerita tentang kisah ini sampai tiba-tiba si Bapak bilang “Pernah denger cerita Air dan Ikan?” diikuti gelengan kepala dari saya (si Kaka tetp sibuk sama artikelnya) kemudian dimulailah kisah seekor ikan kecil yang sedang sembunyi dari sepasang Anak dan Bapak yang sedang memancing di pinggir sungai. Sambil memancing sang Bapak menasihati Anaknya akan pentingnya air’ karena air adalah sumber kehidupan, dan air itu sangat penting untuk semua makhluk di Bumi, ikan yang ikut mendengarkan bertanya-tanya apakah air itu? benda atau makhluk seperti apakah air? Dan dimana dia bisa mendapatkan hal yang sangat berharga itu?.

Setelah Bapak dan Anak itu pergi, dia segera keluar dari tempat persembunyian dan mencari teman-temannya untuk menanyakan apakah mereka pernah melihat air? Dan menceritakan apa yang dia dengar, semua teman-temannya-pun menjadi penasaran dan ikut mencari dimanakah air itu? sang sumber kehidupan, hingga ada temannya yang berkata “Aku tahu siapa yang bisa menjawab pertanyaan kita tentang air, ada seekor ikan tua di hulu, sepertinya dia tahu” lalu berbondong-bondonglah mereka mencari ikan tua tersebut. Setelah tiba dan berjumpa, si ikan kecil bertanya padanya “bukankah engkau telah hidup cukup lama wahai ikan tua,, beritahukanlah kami, apakah air itu’ makhluk seperti apa yang saking pentingnya dia disebut sebagai sumber kehidupan? Dimanakah kita harus mencarinya? Karena kami-pun ingin merasakannyaa” kemudian si Ikan tua tersenyum,, tahukah kalian? Sang sumber kehidupan yang kalian cari itu sebenarnya adalah tempat dimana kita tinggal, tempat kita berafas dan berenang, seluruh sungai ini diisi air, inilah sumber kehidupan’ yang jika kita jauh darinya kita akan mati. Si Ikan kecil dan teman-temannya heran, ternyata apa yang mereka cari selama ini adalah sesuatu yang biasa saja menurut mereka yang bahkan tak pernah terlintas untuk memikirkannya, ternyata itulah sang sumber kehidupan.


Dan setelah denger cerita itu jlebb plakk jleebb jlebb moment juga nyampe ke saya,, saya yang selalu liat rumput tetangga lebih hijau, kehidupan orang lain lebih menyilaukan, ternyata kalau dipikir-pikir hidup saya yang sekarang juga kalau dinikmati ituu jauh lebih menyenangkan dari kehidupan orang lain dimanapun’ (yaaeeeaaalah kita yang ngalamin) karena apa yang terjadi dalam hidup itulah yang terbaik untuk kita kan? Dan banyak juga ternyata orang yang saya kira bahagia dengan kehidupannya sekarang, malah ngiri sama saya yang masih single ini’ kehkehkeh karena apa? Yaaa karena rumput tetangga lebih hijau itu kayanya yaaa…
Enjoy our life people  =P

Monday, February 4, 2013

Saat Menjadi Pembaca


Being productive-less lately hehee,, gara-garanya lagi seneng baca’ mulai dari buku baru, blog baru dan website-website canggih yang saling berhubungan, jadilah saya stuck didalam llingkarannya.

Dimulai dari tumpukan beberapa buku yang mulai saya beli bulan lalu bareng si Kaka yang masih belum selesai sampai sekarang, bukunya agak serius siih jadi agak ngesot bacanya, takut salah tela’ah ntar malah puyeng ihiiiyy. Disambung sama remediasi per February (bagian ini kita skip aja gimana?) laluuu dilanjut baca blog teh ninit tentang furniture nan aduhay dan ketemu keluarga burung ini hihihiiiii,, ketemulah dengan keluarga lain yang mereka tulis juga di blognya,, aaaaak’ seru deh ternyata mereka itu temenan di TUM (tempat dimana saya nggak bisa gabung, walaupun tinggal di Urban -____-) terus mereka juga ikutan Indorunners, ituu loh komunitas pecinta lari se-Indonesia’ bahkan yang tinggal di luar Indonesia tapi WNI juga bikin komunitas sama kayak gini. Rencananya sih (baru rencana yaaah, ba-ru-ren-ca- na) minggu depan ingin ikutan TNR Tuesday Night Run’ ini acara mingguannya Indoruners Bandung, biar ketemu juga sama anggota Keluarga Burung tadi. (doain saya nggak pingsan duluan kehkehkeh).

Baca kehidupan orang lain itu bikin kita berasa kenal sama orangnya? iya ngga sih? Dulu saya pernah stalker orang di twiter (keceplosan deeh tuh) dan berasa akrab sama orangnya, padahal kita temen yang nggak akrab-akrab amat, seneng ajah gitu bisa tau cerita dari kehidupan lain diluar sana’ yang walaupun nggak kita dialamin tapi rasanya kayak nambah pengalaman, dan jadi tau kalau ntar kita ngalamin hal yang sama, kita musti ngapain  =P