Wednesday, September 17, 2014

Happy Being 17 Neng Itik







Walaupun cake-nya bertuliskan “Happy Engagement” tapi dia girang banget bisa pulang kerumah pas hari ulang tahunnya yang sekarang.

Setelah balada penculikan santri dini hari tadi paginya, lalu ada acara khitbahan, kemudian para tamu pulang dan undangan banyak berkurang, yang tersisa hanya keluarga dan teman-teman dekat yang niatnya mau foto publikasi kado yang dibawa dan share ke teman lain yang nggak sempat hadir ehh si bungsu yang kebetulan ulang tahun hari itu juga kecipratan rejeki, dari yang dikira becanda oleh beberapa orang karena hari kelahirannya percis sama kaya Indonesia berakhir dengan guyonan “ciyeee udah 17 tahun, udah bisa dinikahin sama udztad” dan banyak ciyeee ciyee lainnya.

Selamat makin dewasa Itik, makin cantik dan makin soleha teteh sayang ika (mudah-mudahan dia nggak baca)

Kids.. This Is How I Met Your Father


Ohhh gini rasanya dipinang, hari dimana rasanya nggak “napak” muka kenceng banget, perut mules dan agak sering lupa nafas.
Agustus tahun ini jadi bulan yang paling diinget dalam hidup kayanya, pertama kalinya dapet sebuket mawar merah yang baguuus sekali (dulu-dulu juga pernah dapet bunga, tapi ketengan alias satu-satu  hehe) lalu ada si ehem dan keluarga besarnya datang untuk meminang. Semua serba menyenangkan, mulai dari acaranya, bisa kumpul keluarganya, temen-temen lama yang akhirnya ketemu karena maksain menghadiri acara ini (miss u all sayang-sayangku) plus acara nyulik si bungsu segala dari pondoknya, pokonya saya bersyukur sekali untuk yang terjadi 17 Agustus 2014 kemarin.


 














Doakan semoga ada kejutan yang datang di tanggal 17 bulan lainnya *wink  

Hello Lawang Wangi


Main bareng mereka emang selalu random, yang tadinya cuma mau survei panti buat acara One Stop Qurban di Nurul Huda, berakhir dengan foto-foto ditengah angin kenceng di Lawang Wangi. Art gallery plus lounge ini emang lagi happening di Bandung, dilihat dari banyaknya temen yang checkin path di Lawang Wangi, saya yang baru pertama kali kesini baru ngeuh kalau tempat ini art gallery semacam Selasar Sunaryo. Ada juga booth tempat jualan barang-barang Local Brand yang kualitasnya bagus menurut saya, yang berencana kesini jangan datang malem yah, tempatnya tutup ba’da magrib =)












 *photo taken by us 

Tuesday, August 5, 2014

Thankyou Allah for being 26




Terimakasih  Allah, karena dilahirkan ditengah-tengah keluarga yang luar biasa
Terimakasih  Allah, dipertemukan dengan teman-teman terbaik
Terimakasih  Allah, untuk sahabat yang akan menemani hingga tua
Terimakasih  Allah, masih diberi waktu sampai sekarang
Terimakasih  Allah, atas segala nikmat hingga saat ini
Terimakasih  Allah, telah diberikan kesempatan untuk mengenalmu
Terimakasih  Allah,,,


*Terimakasih  kamu,,,

Thursday, June 19, 2014

Me Medina & My Family




























Baru ngerti kenapa dulu Muhammad SAW diperintahkan Hijrah kesini, walaupun nggak ngerasain ramahnya kum Anshor tapi sepertinya emang Madinah ini kota yang lebih baik dari Mekkah (maaf kalau jadi membandingkan ke-dua tanah harram ini). Selain hawanya yang lebih sejuk, kotanyanya yang cenderung stabil, dan ramah terhadap pendatang disini saya merasakan kenyamanan luar biasa, yaa Allah undang kami kembali lagi ke Madinah